Kebijakan Publik

Hasil Laboratorium Blora Temukan E. Coli pada Menu dan Air Pengolahan MBG

BLORA — Investigasi terhadap gangguan kesehatan yang dialami 19 siswa SDN Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, menemukan perkembangan penting setelah hasil pemeriksaan laboratorium diumumkan.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Blora Edi Widayat menyatakan pemeriksaan bakteriologis menemukan bakteri Escherichia coli pada tumis kacang, wortel dan putren, telur bumbu kuning serta air yang digunakan untuk mencuci dan mengolah makanan.

Temuan itu sekaligus mengoreksi dugaan awal yang mengarah pada susu kemasan. Pemeriksaan BPOM Semarang menyatakan susu yang diperiksa bukan penyebab insiden tersebut.

Kasus Blora menunjukkan pentingnya pemeriksaan laboratorium sebelum menyimpulkan penyebab insiden pangan.

Evaluasi kini tidak cukup hanya menyasar jenis makanan. Temuan bakteri pada air pengolahan membuat kualitas sumber air, pencucian bahan, sanitasi peralatan dan kondisi dapur harus diperiksa secara menyeluruh.

Tindak lanjut yang dibutuhkan adalah memastikan titik awal kontaminasi dapat ditentukan serta tindakan korektif dilaksanakan sebelum produksi kembali berjalan normal.

Hasil pengujian juga harus menjadi bahan evaluasi terhadap SPPG lain agar perbaikan tidak hanya dilakukan setelah terjadi insiden. Perkembangan berikutnya adalah hasil audit fasilitas, pengujian ulang kualitas air dan keputusan pemerintah mengenai operasional SPPG terkait.