Produk usaha desa dan UMKM Jepara memperoleh ruang promosi lebih luas melalui kegiatan Gebyar Produk BUMDes dan UMKM yang berlangsung di Alun-Alun 1 Jepara pada 18–20 September 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan 184 BUMDes dan sembilan BUMDes Bersama, serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari hasil olahan pangan hingga minuman tradisional dan komoditas unggulan desa.
Pameran menjadi salah satu cara mempertemukan produsen lokal dengan konsumen secara langsung. Bagi BUMDes, kegiatan semacam ini juga dapat digunakan untuk menguji respons pasar, melihat produk yang paling diminati dan membangun jejaring distribusi.
Sejumlah produk yang ditampilkan antara lain olahan jamur, minuman jahe serta kunyit asam. Keragaman tersebut menggambarkan peluang desa untuk mengembangkan produk berbasis sumber daya lokal menjadi barang dengan nilai tambah lebih tinggi.
Pengembangan BUMDes tidak hanya berkaitan dengan penjualan produk. Kolaborasi antardesa, pengemasan, pemasaran digital serta keterhubungan dengan destinasi wisata dapat memperluas pasar yang selama ini masih terbatas di lingkungan lokal.
Kegiatan promosi seperti ini akan memiliki dampak lebih panjang apabila dilanjutkan dengan pendampingan kualitas produk, legalitas usaha, standardisasi kemasan dan akses terhadap jaringan pemasaran. Dengan demikian, pameran tidak berhenti sebagai agenda temporer, tetapi menjadi pintu untuk memperbesar perputaran ekonomi desa serta memperkenalkan produk Jepara kepada pengunjung dari luar daerah.